PICTURE UNRELATEDTema kali ini adalah e-Procurement. Apa itu e-Procurement? Gampangnya, itu adalah procurement yang masuk dalam dunia web, makanya dtambahin "e" di depannya. Ok... Serius dikit... Jadi, e-Procurement ialah sistem penyediaan barang atau jasa yang menggunakan bantuan media elektronik seperti internet. Biasanya, e-Procurement digunakan apabila sebuah lembaga atau perusahaan ingin mengefisienkan, dan mengefektifkan sumber daya mereka. Walaupun pada kenyataannya tidak semua e-Procurement itu selalu mendapatkan upah balik berupa uang, terkadang bisa juga dalem bentuk jasa yang setimpal (liat aja
forum trading VW di GQ, iya gw tau itu beda, cuman daripada kgk ada contoh mirip yg lebih "aman").
Ada 5 prinsip dasar yang harus diikuti apabila seseorang hendak menggunakan metode e-Procurement, yaitu :
- at the right price
- delivered at the right time
- are of the right quality
- of the right quantity
- from the right source
Kelima right diatas memiliki satu kesamaan (bukan sama-sama tulisannya right yang dibold) yaitu produk atau jasa yang diminta harus sesuai dengan dana yang hendak dikeluarkan, produk atau jasa harus dapat dikirimkan tepat waktu, produk atau jasa tersebut harus berjumlah sama dengan yang dipesan dengan kualitas yang sesuai, dan harus berasal dari pengirim yang sesuai.
Mitos lama mengatakan kalau e-Procurement itu berguna untuk proses bisnis karena dapat mengurangi waste. Hal itu memang benar, namun set-up cost yang membsar membuat hasil dari pembuatan e-Procurement tidak bisa dirasakan secara langsung. Namun sperti perkataan orang "alokasi dana membuat semuanya tampak kecil".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar